Akhir pekan ini benar-benar sibuk dan melelahkan, saya berangkat hari Kamis bersama keluarga ke Koeln di sana bertemu dengan kenalan terus langsung ke Frankfurt. Di Frankfurt saya mendapat undangan untuk memberikan seminar di IHK (KADIN) di gedung bursa Frankfurt. Audience adalah bisnisman muda yang tertarik aspek kultur dalam hubungan bisnis di Asia. Tentu saja di sela-sela seminar menyempatkan mempresentasikan Univ. Gunadarma dan bagi-bagi brosur. Malam itu kebetulan Jerman vs Portugal, jadi pub-pub di Frankfurt dipenuhi orang nonton sepak bola.
Besoknya saya meluncur ke Konsulat Jenderal RI mempersiapkan barong, dan dorongannya. Berdua dengan Adit berprakarya, sampai jam 23.00 malam baru selesai dan langsung nginep di rumah pak Konjen.
Pagi-pagi langsung kembali ke Konjen dan bersiap-siap memakai kostum dan menyiapkan barong yang beratnya lebih dari 100 kg itu. Pergi ke tempat start, walau sudah pakai kostum, naik kendaraan umum. Cuaca panas sekali, jadi setiap ngangkat barong langsung minum air 1 liter. Sepanjang perjalanan saya memutuskan untuk "nyeker". Untung saya memang anak kampung, jadi dari kecil terbiasa nyeker ke mana-mana, jadi ndak terasa sakit.
Di finish melakukan atraksi menari pakai lompat lompat segala, mungkin orang Jerman mengira pakai "kemasukan" sebab badan saya yang kecil ini bisa mengangkat barong yang berat. Banyak penonton Jerman yang mencoba mengangkat barong itu, berkomentar barong itu berat sekali.
Setelah selesai bongkar-bongkar dan kembali lagi ke Bielefeld. Capek sekali rsasanya, tapi senang bisa ikutan memperkenalkan Indonesia dan seni budayanya. Minimal image miring tentang Indonesia bisa terkikis lah.
Bagi yang tertarik fotonya bisa diintip : http://imw85.multiply.com
Tags: Imw85 Budaya Pendidikan